Status yang ditetapkan adalahposisi sosial yang diberikan kepada seseorang sejak lahir atau yang tidak dapat ia kendalikan, alih-alih posisi yang ia peroleh melalui usaha atau pilihannyaContohnya meliputi gender, ras, dan usia, yang seringkali tidak disengaja dan dapat dikaitkan dengan ekspektasi dan stereotip sosial. Hal ini berbeda dengan status yang dicapai melalui tindakan, kemampuan, dan upaya seseorang.
Status yang tercapai adalahkedudukan sosial yang diperoleh seseorang melalui usaha, kemampuan, dan prestasinya sendiri, bukan karena status sosial yang diperoleh saat lahirContohnya termasuk dokter, lulusan perguruan tinggi, atau atlet Olimpiade, yang semuanya diperoleh melalui tindakan pribadi seperti pendidikan, keterampilan, dan kerja keras. Status ini diperoleh, bukan diberikan, dan sering kali berubah sepanjang hidup seseorang.
Status yang ditetapkan adalahkedudukan sosial yang diberikan oleh orang lain sebagai penghargaan atas prestasi atau imbalan atas jasa, dan seringkali bersifat sementara dan terkait dengan peran tertentu, seperti menjadi "pemimpin mahasiswa" atau "ketua". Status ini berbeda dari status yang diberikan (seperti terlahir dalam keluarga kerajaan) dan status yang dicapai (diperoleh melalui usaha pribadi) karena status ini diberikan secara formal oleh suatu kelompok atau lembaga berdasarkan prestasi atau layanan yang dirasakan bagi masyarakat luas.